Saturday, 7 July 2012

Terungkapnya Rahasia 2012: Bio-Teror Pandemik Besar-besaran Pada 21 Desember 2012




Bio-Terror Bible adalah ebook gratis (PDF) dirilis pada tanggal 10 Mei 2012, diteliti dan ditulis oleh David Chase Taylor dari Truther.org. Bio-Terror Bible akhirnya menghubungkan titik-titik serangan mendatang yaitu berupa operasi bendera palsu bio-teror dan pandemik yang diakibatkannya, dijelaskan berdasarkan acuan lebih dari 1.000 data berita dan informasi dalam spektrum bio-terorisme.

Tanggal 21 Desember 2012 bukanlah merupakan akhir daripada dunia, melainkan akhir dari Amerika. Berdasarkan asal-usul sejarah pandemik, sekitar 90% dari orang-orang yang saat ini tinggal di Amerika akan diakhiri. Sebuah “peristiwa” teror akan menghidupkan reaksi berantai pandemik yang kemungkinan besar akan berlangsung melalui TV Live ke seluruh dunia untuk melihat KTT NATO di Chicago, Illinois, pada tanggal 20-21 Desember 2012 atau pada Olimpiade Musim Panas 2012 di London, Inggris, pada tanggal 27 Juli-12 Agustus, 2012.

"Departemen Keamanan Dalam Negeri (Department of Homeland Security) dapat membahayakan kesehatan Anda." ~ U.S. Strategy For Bioterrorism Emergency Medical Preparedness And Response, Army War College.

Berdasarkan data kumulatif penelitian bio-teror yang dibuat-untuk-tv, peristiwa bio-teror kemungkinan akan melibatkan penggunaan agen yang dikenal sebagai Anthrax atau Cacar, tetapi pandemik sebenarnya yang akan membunuh jutaan orang berasal dari vaksin beracun yang akan diberikan kepada masyarakat umum oleh pemerintah dan lembaga kesehatan paska serangan bio-teror. Ketika mereka yang pertamakali divaksin mulai mati, pemerintah mungkin akan mengatakan bahwa virus tersebut telah bermutasi dan kemudian mengeluarkan lebih banyak lagi vaksin yang tidak akan ragu-ragu lagi untuk membunuh rakyat.
 
Seperti dibuktikan di bawah ini, bio-terorisme merupakan sesuatu yang merah pada setiap tataran. Pemerintah merupakan satu-satunya entitas yang selain memiliki berbagai sarana, motif dan kesempatan untuk melakukan serangan bio-teror besar, juga memiliki sumber daya untuk mengatur, merencanakan, mengincar dan melaksanakan operasi bendera-palsu bio-teror secara besar-besaran. Sebuah operasi teror besar akan menelan biaya jutaan jika tidak ratusan juta dolar, yang semuanya akan diperlukan untuk memeras (blackmail) para ilmuwan, mencuri atau mengembangkan virus atau agen, mengadaptasikan bahan kimia, basil dllnya, mengirimkannya, dan melaksanakan operasi tanpa khawatir untuk ditangkap ataupun diselidiki sebagaimana mestinya. Logistik, keamanan, komunikasi dan menutup-nutupinya (cover-up) diperlukan sebelum dan sesudah serangan bio-teror yang begitu mengerikan, hanya ada satu tersangka (pemerintah) yang mampu melaksanakannya.

- Latihan Bio-Teror.
Sejak terpilihnya Barack Obama menjadi Presiden Amerika Serikat pada tahun 2008, telah dilakukan lebih dari 175 kali latihan serangan bio-teror di America yang telah terlebih dahulu dikondisikan dengan responden, penegak hukum dan militer untuk serangan bio-teror yang akan datang berikut pandemiknya. Fakta bahwa latihan bio-teror dilakukan dilingkungan rakyat, menegaskan bahwa serangan bio-teror ada dalam perencanaan dan dapat digunakan dalam upaya terakhir untuk mendapatkan kembali kontrol terhadap masyarakat, baik secara politik, ekonomi maupun militer. Meskipun banyak terdapat bahan biologi dan kimia, sekitar 90% latihan serangan bio-teror yang dilakukan adalah untuk menanggapi serangan Antraks atau Cacar.

- Persekongkolan Bio-Teror dan Kambing Hitam.
Sejak terpilihnya Barack Obama menjadi Presiden di tahun 2008, sudah terjadi 50 kali persekongkolan serangan bio-teror namun diduga telah dipadamkan. Dalam kebanyakan kasus, individu yang ditangkap karena terkait kejahatan bakteri atau kimia yang tidak pernah berhasil. Meskipun jumlahnya yang semakin meningkat dari profil penggambaran persekongkolan bio-teror dan kambing hitam, catatan historis menunjukkan bahwa 99% dari semua persekongkolan serangan bio-teror, "uji-coba, "kecelakaan" dan latihan dilakukan oleh pemerintah yang memiliki sarana, motif dan kesempatan untuk melakukan serangan bio-teror.

- Ketakutan Serangan Bio-Teror dan Penipuan.
Sejak terpilihnya Barack Obama di 2008, telah terjadi lebih dari 50 kali serangan bio-terror yang menakutkan di Amerika. Serangan bio-teror yang menakutkan pada dasarnya adalah sebuah peristiwa bio-teror yang sedang berlangsung, kecuali sebagian besar masyarakat dan pemerintah, tidak menyadari bahwa tidak ada bahaya bio-teror yang nyata. Umumnya, setelah insiden berakhir, baru diberitakan bahwa tidak ada ancaman nyata. Bio-teror yang "menakutkan" memungkinkan pemerintah mampu untuk bereaksi dalam waktu yang tepat untuk mengatasi serangan bio-teror dan memungkinkan untuk lebih memahami bagaimana masyarakat, penegak hukum dan orang-orang yang lebih awal menyadari akan bereaksi dalam keadaan serangan darurat bio-teror yang nyata.

- Misteri Berjangkitnya Bakteri.
Sejak terpilihnya Barack Obama pada tahun 2008, sedikitnya telah terjadi 19 “misteri berjangkitnya wabah penyakit” di dunia. Sementara misteri beberapa jenis penyakit mungkin merupakan wabah penyakit yang masuk akal, namun kebanyakan dari penyakit tersebut, jika tidak semuanya, tampaknya merupakan wabah penyakit hasil rekayasa manusia yang secara keseluruhan bertujuan untuk meyakinkan rakyat Amerika dan dunia bahwa penyebaran wabah penyakit dalam keadaan yang membahayakan dan merupakan sebuah pandemik besar.

- Mengidentifikasi Berjangkitnya Bakteri.
Berjangkitnya wabah/bakteri di seluruh dunia telah meningkat sejak 2011 dengan sekitar 50 wabah berjangkit pada tahun saja. Sementara menurut beberapa laporan yang didokumentasikan menyatakan sebagai wabah/bakteri yang masuk akal, sebagian terbesar, jika tidak semua, nampaknya merupakan wabah penyakit hasil rekayasa manusia, yang secara keseluruhan bertujuan untuk meyakinkan rakyat Amerika dan dunia, bahwa penyebaran wabah penyakit dalam keadaan yang membahayakan dan merupakan sebuah pandemik besar.

- Kambing-Hitam Bio-Teror.
Sebagai akibat bio-teror pandemik yang dihasilkan manusia, pemerintah dan media akan menyajikan kepada rakyat sejumlah kambing-hitam yang berbeda dengan tidak menghiraukan hukum untuk mengalihkan kesalahan dan tanggung jawab atas terjadinya pandemik yang mematikan, kepada siapapun atau apapun kecuali diri mereka sendiri. Berbagai kambing hitam telah dikembangkan selama 20 tahun terakhir melalui pemerintah, masyarakat ilmiah, media utama/mainstream, sistem pendidikan, lembaga kesehatan dan politik internasional, khususnya paska terjadinya global bio-teror pandemik. Yang dijadikan sebagai Kambing Hitam Bio-teror termasuk benua Afrika, pertanian pertanian (makanan dan hewan), bandara dan perjalanan udara, Al Qaeda, keselamatan labolatorium bio, gagasan bahwa bio-terorisme adalah mudah, bio-hackers, pasar gelap, hama dan serangga, sensor atau kekurangannya, teroris domestik, penularan penyakit dari hewan eksotis (zoonosis), tindakan pemerintah yang tidak pada tempatnya dan kebodohan, mail-order DNA, negara Mexico, kegagalan perisai rudal, monyet sakit, dan mutasi genetik.

- Kecelakaan Labolatorium Bakteri.
Benar-benar tidak dapat dibenarkan dan tidak mungkin telah terjadi “kecelakaan” laboratorium baru-baru ini di BSL Labs (biosafety level labs) di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Tampaknya bahwa sebagian besar dari "kecelakaan" yang terjadi dilakukan secara sengaja, dengan tujuan untuk meyakinkan seluruh komunitas medis dan masyarakat bahwa sebuah laboratorium "kecelakaan" sebenarnya bisa menyebabkan pandemik global. Haruskah muncul sebuah bio-teror pandemik, ada kemungkinan bahwa sebuah "kecelakaan" laboratorium dapat berfungsi sebagai kambing hitam dan sumber patogen yang mematikan.

- Bio-Teror Psyop*.
Pada bulan Desember 2011, sebuah psyop bio-teror global (operasi psikologis), tipuan, atau operasi bendera-palsu dilaksanakan, kemudian terungkap bahwa mutasi bentuk udara dari virus H5N1 flu burung telah dibuat oleh tim Belanda, ilmuwan yang dipimpin oleh Ron Fouchier, dari Rotterdam Erasmus Medical Centre. Penemuan penting ini direkayasa dalam rangka perhitungan yang dilakukan oleh lembaga medis modern untuk menipu dunia, agar mempercayai bahwa kemanusiaan berada dalam keadaan bahaya pandemik genetik yang bermutasi. Setelah cerita ini menjadi berita utama internasional dan melakukan moratorium selama 60 hari meneliti flu yang disebut, patogen udara yang mematikan namun pernyataan tersebut dibantah, oleh peneliti medis di Wisconsin.

- Penyebab Sebenarnya Bio-Teror.

Jika dan ketika terjadi sebuah serangan bio-teror berskala penuh, patogen hidup atau agen yang bertanggung jawab untuk membuat pandemik kemungkinannya akan disebarkan melalui chemtrails dengan pesawat terbang pemerintah atau drone, oleh U.S. Postal Service melalui Tide detergent samples, oleh pemerintah dan lembaga kesehatan melalui pencemaran vaksin, atau melalui klinik dengan cawan petri portabel yang secara umum dikenal sebagai kondom Trojan.
Meskipun semua kemungkinan merupakan penyebabnya, namun kemungkinan besar vaksin yang tercemarlah yang akan menjadi sumber utama penyebab kematian jutaan orang.

Tujuan keseluruhan dari propaganda bio-teror adalah untuk meyakinkan rakyat Amerika dan dunia bahwa umat manusia sedang dalam keadaan bahaya yang diakibatkan pandemik bio-teror. Saat ini secara terus-menerus dilakukan propaganda bio-teror, menegaskan bahwa serangan bio-teror yang akan datang sudah dalam rencana dan dapat digunakan dalam upaya terakhir untuk mendapatkan kembali kontrol politik, ekonomi, militer dan masyarakat. Propaganda yang dilakukan tanpa memperhatikan realitas sebenarnya dalam ilmu-ilmu biologi terkait yang sebagian besar fiktif sifatnya.

- Potensi Waktu Terjadinya Serangan Bio-Teror.
Mengingat sifat penyakit biologis geraknya relatif lambat, adalah mustahil untuk mengetahui waktu yang tepat di mana secara alami wabah akan terjadi. Namun, karena wabah tersebut merupakan buatan manusia, 1.000 bukti menurut data yang didokumentasikan dalam The Bio-Terror Bible menunjukkan bahwa pandemik akan mulai sebelum Bencana Besar (AZ) 21 Desember 2012. Tanggal 20-21 Mei 2012 (KTT NATO di Chicago) dan dari tanggal 27 Juli – 12 Agustus 2012 pada waktu berlangsungnya (Olimpiade Musim Panas di London) nampaknya merupakan tanggal di mana kemungkinan besar serangan bio-teror buatan manusia akan berlangsung. Tanggal yang potensial lainnya termasuk pada waktu berlangsungnya Konvensi Nasional Republik di Tampa, Florida pada 27 Agustus 2012, Konvensi Nasional Demokrat di Charlotte, North Carolina pada tanggal 6 September 2012, ulang tahun ke-11 serangan 9/11 pada 11 September 2012, dan 19 April 2013, tanggal teror paling terkenal kedua dalam sejarah Amerika.

- Potensi Lokasi Serangan Bio-Teror.

Meskipun nanti serangan bio-teror dan pandemik yang ditimbulkannya secara teoritis dapat terjadi di kota, wilayah atau negara manapun, ada dua lokasi tertentu yang telah ditentukan dengan bendera merah terkait dengan insiden bio-teror baru-baru ini dan peristiwa global yang akan terjadi di sana pada tahun 2012, yaitu Chicago, Illinois (KTT NATO) dan London, Inggris (Olimpiade). Lokasi bio-teror potensial lain termasuk Atlanta, Georgia, Boston, Massachusetts, Kapal Pesiar di seluruh dunia, Disney parks California dan Florida, India, Kepulauan Pasifik, Mall of America di Minnesota, kereta bawah tanah di New York City dan bandara di San Francisco.

- Potensi peristiwa-peritiwa Bio-teror.
KTT NATO di Chicago tanggal 20-21 Mei 2012 dan Olimpiade London tanggal 27 Juli-12 Agustus 2012 nampaknya menjadi lokasi yang dipilih dan ditayangkan di televisi sebagai berita serangan bio-teror, dimana kemungkinan global pandemic akan dimulai yang akan membunuh jutaan orang. Peristiwa potensial bio-teror lainnya termasuk tempat yang diduduki pemrotes di Wall St., 2013 NCAA Final Four di Atlanta, Georgia, 2014 Commonwealth Games, Polandia, dan Piala Duni 2014 di Brasil.

- Chicago & Bio-teror.
Kota Chicago kaya dengan sejarah yang berhubungan dengan insiden bio-terror dan latihan bio-terror, dan baru-baru ini digambarkan dalam sebuah film propaganda bio-teror yang berjudul Contagion (penyakit menular) sebagai kota Amerika pertama yang dihantam dengan pandemik global yang membunuh jutaan manusia. Kerusuhan, evakuasi darurat dan penangkapan massa direncanakan dalam KTT NATO di Chicago di mana provokator bisa menyerang Presiden Amerika Serikat, Barack Obama atau menyerang kumpulan orang banyak yang menduduki Wall St. dengan perangkat bio-teror.

Chicago adalah salah satu kota dari 21 kota yang TIDAK terancam untuk dieliminasi dari Cities Readiness Initiative, yang berarti bahwa Chicago "siap" untuk bio-terorisme. Chicago juga sebagai tuan rumah 2006 Sears Tower Terror Plot serta 2010 Chicago Bomb Plot, dan mungkin berfungsi sebagai lokasi utama untuk penayangan berita televisi serangan bio-teror dimana Walikota Chicago, Rahm Emanuel yang kemungkinan besar akan mengawasi dan melaksanakannya. Chicago baru-baru ini membuka sebuah Advanced Bio-Terror Response Center yang baru tanggal 26 April 2012, negara bagian Illinois yang pertama terjangkit H1N1.

- Latihan Perang Bio-teror.
Sampai saat ini, telah ada 5 terbitan mengenai latihan perang bio-teror yang menjelaskan kemungkinan skenario serangan bio-teror di masa depan. Berdasarkan uraian pemerintah mengenai latihan perang bio-teror tersebut, maka hanya dapat disimpulkan bahwa serangan bio-teror merupakan permainan akhir untuk Amerika.

- Doctor’s Play (1999).
Latihan Perang yang diberi judul Doctors Play melibatkan bio-teroris yang mencemari auditorium secara diam-diam dengan bakteri cacar tidak berbau sebelum dilangsungkannya rapat umum politik di Baltimore, Maryland. Bertepatan dengan pelaksanaan 2012 RNC di Tampa, Florida pada tanggal 27 Agustus 2012, dan 2012 DNC di Charlotte, Carolina Utara pada tanggal 6 September 2012. Kedua lokasi berada di sebelah Selatan yang merupakan target potensial karena itu peristiwanya akan disiarkan secara nasional dan internasional.

- Dark Winter (2001).
Latihan Perang Bio-teror yang diberi judul Dark Winter memainkan skenario teroris melakukan serangan bakteri di wilayah Amerika. Selama tiga belas hari Latihan Perang, bakteri cacar disebarkan ke 25 negara bagian dan 15 negara-negara lainnya di dunia. Ketika drama bio-teror dimainkan, diberlakukan keadaan darurat, rakyat secara paksa divaksinasi, meletus kekerasan sipil, ekonomi Amerika Serikat mulai ambruk, dan rakyat dilarang melakukan perjalanan dengan tujuan ke manapun.

- Airplane Anthrax Attack (2001).
Sebuah Latihan Perang yang melibatkan serangan sebuah pesawat anthrax melibatkan bio-teroris dengan menggunakan pesawat pribadi kecil untuk menyebarkan 440 pon serbuk antraks-militer di pusat kota Denver, Colorado. Dalam waktu 24 jam dari serangan, kuman antraks tertiup 126 km ke arah timur dan agen mematikan tersebut mengenai lebih dari 812,000 orang. Sebagaimana dilaporkan bahwa Latihan Perang tersebut menyebabkan korban mati antara 447,000 dan 591,000 orang terkait komplikasi antraks.

- Marina Anthrax Attack (2003).
Sebuah Latihan Perang yang melibatkan serangan anthrax di Marina di Berkley, California menewaskan 9.000 orang pada waktu terjadi serangan. Selama tiga hari kritis, dokter dan epidemiologis bingung karena wabah flu jelas ada sekitar Marina, tetapi karena diagnosis pertama ternyata adalah antraks, kemudian pemerintah merubah sekolah lokal menjadi rumah sakit umum dimana rakyat divaksinasi, "setiap manusia yang mereka lihat" dengan vaksin anti-anthrax yang mengandung racun mematikan Cipro.

- Atlantic Storm (2005).
Latihan Perang Bio-teror Atlantic Storm adalah latihan perang terbaru bio-teror yang melibatkan peserta dari banyak negara yang berpura-pura untuk menangani laporan kasus cacar di Jerman, Belanda, Swedia dan Turki. Selama berlangsungnya latihan perang ini, negara-negara menyerahkan otoritas kepada PBB dan WHO sebagai komunitas internasional yang datang bersama-sama atas nama perang terhadap bio-terorisme dan pandemik global.

- Potensi Perang Biologi.
Terlepas dari kenyataan bahwa Amerika Serikat dan sekutunya Uni Eropa telah meneliti dan merencanakan latihan-perang untuk menghadapi serangan bio-teror besar, termasuk pandemik, bangsa-bangsa Mesir, Iran, Iraq, Libya, Korea Utara and Syria selama dekade terakhir secara diam-diam telah dipersiapkan menjadi kambing hitam yang berpotensi sebagai sumber serangan bio-teror. Berdasarkan bukti-bukti yang tersedia, tampaknya bahwa Amerika Serikat, Israel dan Korea Selatan di masa depan akan memainkan peran sebagai korban dalam serangan utama operasi bendera-palsu bio-teror yang pada akhirnya akan berubah menjadi perang biologi yang berkembang luas.

- Bio-Terror & Senjata Biologi.
Dewasa ini terdapat sejumlah senjata biologi yang berbeda yang telah dikembangkan untuk digunakan terhadap penduduk sipil, dan yang paling mematikan adalah vaksin. Tanpa diketahui oleh kebanyakan orang, Amerika Serikat telah menciptakan sebuah granat bio-teror yang merupakan sebuah cara yang mudah dan tidak bisa dideteksi, granat tersebut untuk melepaskan pandemik dengan sedikit atau tidak ada akuntabilitas. Dalam kekacauan besar-besaran, kerusuhan atau demonstrasi politik, teroris pemerintah bisa dengan mudah menggelindingkan atau melemparkan granat bio-teror kedalam kerumunan orang yang tidak menaruh curiga apapun, dan kemudian mulai bereaksi dengan infeksi berantai, yang akhirnya dapat mempengaruhi seluruh dunia. Kesalahan dengan terjadinya pandemik kemudian akan dilemparkan kepada para demonstran politik daripada kepada negara yang mampu mengembangkan dan menggunakan teknik dan senjata bio-teror. Senjata biologi lainnya yang dikembangkan oleh Barat termasuk rekayasa genetik bio-weapons, herbicidal bio-weapons, homosexual bio-weapons, non-lethal bio-weapons, offensive bio-weapons, race specific bio-weapons dan Flu Spanyol 2.0. yang baru.

- Perjanjian Senjata Biologi.
Meskipun dunia pada awalnya secara resmi telah menyetujui pelarangan penggunaan senjata biologi ofensif, hanya negara modern Israel yang belum menandatangani Biological Weapons Convention 1972, menolak untuk tidak menggunakannya dalam perang biologi, (artinya Israel akan menggunakan) menimbun serta menggunakan senjata biologi. Juga hanya Israel sebagai bangsa modern yang telah menandatangani akan tetapi tidak meratifikasi Chemical Weapons Convention 1993, menolak untuk tidak memproduksi, menyimpan persediaan dan menggunakan senjata kimia. Patutkah Amerika dan bangsa lainnya menjadi sasaran serangan teror biologi, negara ilegal Israel dan kebijakan dwi-kewarganegaraan yang dimiliki warga negaranya akan menjadi tersangka utama.

- Mikrobiologi yang Mematikan.
Sejak tanggal 19 Mei 1994, lebih dari 100 orang ilmuwan di bidang bio-teror, biologi, genetika dan Kedokteran telah secara sistematis ditargetkan dan dibunuh. Sebagian besar para ilmuwan meninggal dengan cara yang mengerikan, a.l. diakibatkan oleh kecelakaan mobil, kecelakaan pesawat, pembunuhan, bunuh diri dan diracuni. Dalam hampir setiap kasus, para pelaku kejahatan ini tidak pernah tertangkap, apalagi dihukum untuk kejahatan yang mereka lakukan. Penjelasannya hanya masuk akal terhadap kematian yang menimpa kepada banyak profesional medis di bidang mikrobiologi ini, karena mereka memiliki pengetahuan yang mendalam tentang berbagai patogen biologis atau pengetahuan medis lainnya yang merupakan ancaman langsung terhadap mereka yang merencanakan menciptakan pandemik global. Sayangnya, perang mikrobiologi merupakan fenomena global yang berlanjut hingga hari ini.

- Penelitian Senjata Biologi: Kerahasiaan dan Pelanggaran Etika.
Kerahasiaan dan pelanggaran etika dalam hal penelitian bio-teror banyak dan cukup mengejutkan. Berulang-ulang diperingatkan, panggilan dan denda, tetapi semuanya diabaikan oleh pemerintah dan perusahaan yang melukiskan iklim diseputar program-program penelitian bio-weapon ofensif sangat berbahaya dan tidak konsisten. Sampai saat ini, Amerika Serikat merupakan pelaku paling mengerikan sejauh ini dan kemungkinan akan menjadi kambing-hitam setelah terjadinya pandemik sebagai akibat Sunshine Project yang terkenal itu.

- The Sunshine Project.
The Sunshine Project adalah sebuah yayasan yang mendanai program yang ada di Eropa dan Amerika Serikat dari tahun 2000 hingga 2008. Sementara tujuannya tidak pernah jelas, memainkan peran bertindak sebagai sumber informasi dalam hal-hal yang sangat ilegal dan sangat tidak etis dalam praktek ilmiah di bidang mikrobiologi, khususnya dalam penelitian bio-teror dan bio-weapons. Proyek Sunshine kemungkinan akan menghilang dari dunia media paska terjadinya pandemik untuk secara berapi-api menuduh (mengutuk dan menyalahkan) Amerika Serikat yang akhirnya mengizinkan lingkungannya namun tidak mengatur penelitian yang berhubungan bio untuk berkembang.

- Bio-Teror Monyet.
Setelah bio-teror buatan manusia yang menghasilkan pandemik, pemerintah dan media akan berusaha untuk mengkambing-hitamkan monyet, sama seperti yang mereka lakukan di New York Times tahun 1994, buku bestseller berjudul The Hot Zone dan film blockbuster 1995 berjudul Outbreak. Sejak 9/11, ada laporan serangan monyet, kera kabur, monyet mencuri dan penyelundupan monyet yang menunjukkan bahwa opsi untuk mengkambing-hitamkan monyet sedang dipikirkan untuk digunakan pada waktunya yang tepat dan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Haruskah monyet dijadikan sebagai kambing-hitam, Benua Afrika nampaknya akan cenderung menjadi kambing-hitam yang merupakan lokasi asli monyet, penyakit, atau keduanya.

- Konferensi Bio-Teror.
Konferensi Bio-teror dan pandemik terkait telah berlangsung secara teratur sejak 9/11, tapi sudah mulai dilaksanakan secara bulanan sejak Maret 2011. Pada tahun 2012 sendiri telah diumumkan 8 kali konferensi puncak bio-teror. Kebetulan, KTT WHO akan dimulai pada tanggal 22 Mei 2012, sehari setelah KTT NATO di Chicago.

- Buku Putih Bio-Teror.
Ratusan buku putih telah dipublikasikan oleh think tank, Universitas, LSM dan berbagai lembaga pemerintah yang menyatakan bahwa bio-teror dan pandemik yang akan terjadi nanti tidak merupakan masalah, atau jika terjadi, namun kapan. Fakta sederhana bahwa buku putih ini ada di masyarakat dan menegaskan bahwa bio-teror pandemik adalah merupakan sebuah bentuk rencana untuk tujuan yang dinyatakan sebagai pengurangan jumlah penduduk. Sebagaimana buku putih yang dikeluarkan oleh War College berjudul “U.S. Strategy For Bioterrorism Emergency Medical Preparedness And Response” secara terbuka menyatakan bahwa, Department of Homeland Security (Departemen Keamanan Dalam Negeri) mungkin berbahaya untuk kesehatan Anda."

- Legislasi Bio-Teror.
Setelah terjadinya serangan teror 9/11, pemerintah Amerika Serikat, lebih dari bangsa lain secara sistematis telah mempersiapkan rakyatnya dalam menghadapi serangan bio-teror pandemik mendatang. Filsafat hipokrit secara terang-terangan telah digunakan dimana legislasi bio-teror disuguhkan kepada masyarakat, namun banyak pembatasan etika dan moral dalam penelitian biologi, uji-coba vaksin dan peraturan memiliki semuanya, akan tetapi menghilang.

- Vaksin.
Saat ini ada sejumlah senjata biologis yang berbeda jenisnya telah dikembangkan untuk digunakan terhadap penduduk sipil, dan yang paling mematikan adalah vaksin. Sejumlah besar penelitian medis terbaru menunjukkan bahwa vaksin tidak lagi aman dan dapat menyebabkan masalah-masalah neurologis yang serius, kejang, autisme dan bahkan kematian. Baru-baru ini didorong oleh kedokteran dan yayasan pemerintah di Amerika untuk membuat vaksin wajib mungkin berhasil selama terjadinya pandemik di mana hukum darurat militer akan diterapkan dan kebebasan pribadi seperti hak untuk menolak divaksinasi akan ditiadakan. Dalam hubungan dengan bio-teror pandemik besar, kemungkinan vaksin yang tercemar pada akhirnya bertanggung jawab untuk membunuh jutaan orang di seluruh dunia.

- Kontrak-kontrak Bio-Teror.
Kontrak-kontrak yang berhubungan dengan Bio-teror antara pemerintah Amerika Serikat dengan perusahaan-perusahaan swasta bio-tech mengindikasikan bahwa yang menjadi perhatian adalah pembuatan vaksin antraks dan cacar yang merupakan prioritas utama. Dengan mendapatkan vaksin cacar dan antraks melalui outsourcing, pemerintah Amerika Serikat memperoleh keuntungan untuk dapat menyanggah secara masuk akal dengan baik, bila diperlukan dalam rangka untuk menghindari tuntutan pelanggaran hukum yang menyebabkan kematian akibat pandemik. Vaksin yang dibuat secara privat yang diberikan oleh pemerintah, kemungkinan besar yang akan menjadi penyebab utama kematian jutaan orang di seluruh dunia

- Teknologi Bio-Teror Terkait.
Pada tahun 2011, aplikasi Facebook dikembangkan di laboratorium Universitas Tel Aviv, Israel, mensimulasikan penyebaran virus, diduga dalam rangka menunjukkan bagaimana infeksi menyebar di antara penduduk. Aplikasi Facebook tersebut disebut dengan nama PiggyDemic, dan memungkinkan pengguna uintuk “menginfeksi” teman-teman mereka dengan virus simulasi atau membuat dirinya sendiri terinfeksi. Selain aplikasi ini yang secara terang-terangan rasis dan juga mengganggu, sebuah blog pandemik, mencium beberapa aplikasi telepon bio-teror dan responden pertama aplikasi iPhone baru-baru ini telah ditemukan. Semuanya ini sekarang hilang dari daftar teknologi pandemik yang dibuat untuk serangan bio-teror TV.

- Keselamatan Labolatorium Bio (KLB).
Keselamatan Labolatorium Bio (KLB) atau tingkat keselamatan labolatorium bio telah dibangun seluruh Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Untuk tujuan strategis, mayoritas laboratorium ini dengan sengaja ditempatkan di pusat-pusat yang jumlah penduduknya besar. Terlepas dari rating mereka (1-4), Keselamatan Labolatorium Bio (Bio-Safety Labs (BSL) adalah berisiko besar terhadap kesehatan masyarakat umum yang hanya didasarkan pada kenyataan bahwa Labolatorium mereka merupakan patogen yang mematikan dan dicurigai bahwa “kecelakaan” cenderung akan terjadi di fasilitas ini secara teratur. Haruskah bio-teror pandemik muncul, hal ini sangat mungkin karena BSL labs akan berfungsi sebagai sumber asli dari patogen mematikan.

- Mikrobiologi yang Terkutuk.
Setelah serangan teror 9/11, 4 pemerintahan negara nakal mikrobiologis telah diselidiki atau dinyatakan bersalah melakukan kegiatan yang berhubungan dengan bio-teror ilegal. Meskipun di permukaan tampaknya bahwa para ilmuwan bertindak sendirian, sebenarnya adalah kemungkinan ceritanya berbeda sebagaimana tiga dari empat orang ilmuwan, seorang ilmuwan nakal bebas untuk membuatnya lagi. Selain memiliki sarana, motif dan kesempatan untuk melakukan serangan bio-teror besar, pemerintah melalui sistem Universitas memiliki pasokan yang tidak terbatas, bersedia, mampu dan dapat memeras (blackmail) ilmuwan untuk memilih. Dalam setiap kasus, para ilmuwan tersebut bertindak dengan cara ilegal yang terang-terangan dan tidak etis, namun pemerintah Amerika Serikat dan Kanada gagal untuk menghukum semua orang-orang ini yang telah melakukan percobaan bio-terorisme. Oleh karena itu, kesimpulan logisnya adalah bahwa orang-orang ini memang bertindak atas pemerintah mereka ketika mereka melakukan kejahatan-bio mereka.

- Sejarah Pandemik.
Berdasarkan sejarah pandemik di seluruh dunia baik yang kuno maupun modern, mungkin sekali akan ada bio-teror pandemik buatan manusia yang mematikan sebelum Bencana Besar (AZ) 21 Desember 2012. Meskipun Amerika Utara dan Eropa relatif bebas dari pandemik selama 100 tahunan terakhir ini, dunia telah menderita tanpa ampun dimana ratusan juta orang mati disebabkan oleh penyakit yang terjadi di dunia kedua dan ketiga. Dengan tidak adanya pengaturan "uji-coba" terhadap manusia melalui "eksperimen" vaksin yang telah dilakukan oleh berbagai pemerintah dan organisasi LSM medis, di mana vaksin secara rutin dipersalahkan oleh penduduk asli sebagai sumber penyebab wabah penyakit. Sampai uji-coba medis yang tidak etis dan ilegal terhadap manusia dilarang, dunia tidak diragukan lagi akan menderita dengan timbulnya pandemik yang satu kepada pandemik yang lain.

- Serangan Biologi dan Uji-coba Pemerintah.
Catatan sejarah mengenai pemerintah yang mensponsori bio-teror terganggu dengan serangan yang tidak beralasan terhadap tentara dan rakyat yang tidak dicurigai. Faktanya bahwa negara yang mensponsori serangan/uji-coba bio-teror sebenarnya hidup dalam penegasan masyarakat, bukan hanya pemerintah yang sesungguhnya akan tetapi merupakan serangkaian pembunuh bio-teroris yang tidak diragukan akan melakukan serangan lagi dalam waktu dekat. Dalam rangka mengatur, merencanakan, melakukan pelatihan dan memutuskan operasi bendera palsu bio-teror besar, maka diperlukan biaya jutaan jika tidak ratusan juta dolar untuk memeras ilmuwan, mencuri atau mengembangkan virus atau agen, disesuaikan agar dapat digunakan seperti senjata (weaponize), mengirimkannya dan melaksanakan operasi tanpa berisiko ditangkap atau diselidiki sebagaimana mestinya. Logistik, keamanan, komunikasi dan menutup-nutupi sepenuhnya diperlukan sebelum dan setelah serangan bio-teror yang begitu menakutkan, hanya ada satu tersangka yang tepat (pemerintah) yang mampu melakukannya.

Serangan dan uji-coba bio-teror pemerintah sampai hari ini mencakup : 

Perang Dunia II (1939-1945), Guatemala (1946-1948), San Francisco (1949), Project Naomi (1949-1969), Perang Kore (1952), Operation Cauldron (1952), Project 112 (1962-1971), Project SHAD (1962-1971), Operation Ranch Hand (1962-1971), Hawaii (1967), Perang Vietnam (1970), the Russia Anthrax Leak (1979), China (1980′s) the Bhopal Gas Attack (1984), the Gulf War (1990-1991), Israel (1998), the 9/11 Anthrax Attacks (2001), Columbia (2000-Unknown), the England Foot & Mouth Attacks (2007), San Francisco (2008), dan Pakistan (2011).

- Akibat Serangan Bio-Teror.
Setelah serangan bio-teror dan timbulnya pandemik, maka akan terjadi kebingungan massal, ketakutan, dan histeria. Dalam keadaan yang kacau ini, maka akan ada lembaga-lembaga politik dan institusi yang akan mencoba untuk mengambil keuntungan dari situasi tersebut. Berdasarkan buku putih (whitepapers) yang ditulis sehubungan dengan bio-terorisme, pemerintah Amerika Serikat akan memberlakukan undang-undang darurat militer setelah bio-teror pandemik berhasil dikonfirmasi. Ketika hal ini terjadi, Alex Jones akan berusaha untuk menghasut kekerasan dengan menyerukan dilakukannya kekerasan terhadap militer Amerika Serikat dan polisi. Setelah para pendengar Alex Jones mengangkat senjata melawan pemerintah Amerika Serikat, maka Operation ENDGAME akan dijalankan. Dalam beberapa minggu setelah keadaan darurat militer dilembagakan, tindakan orang Amerika akan selamanya mendikte masa depan Amerika Serikat.

Setelah terjadinya sebuah serangan bio-teror, Amerika dapat mengharapkan penipuan Alex Jones, pembersihan bio-terror yang sangat lambat, rumah sakit yang gagal merespon bio-teror, drama identifikasi bio-teror, perselisihan mengenai jurisdiksi bio-teror, mengaktifkan respon jejaring bio-teror, penyingkapan kamp-kamp konsentrasi FEMA, menggunakan alat angkut yang ditarik manusia, melaksanakan undang-undang darurat, menggunakan peti mayat massal, exodus secara massal dan repatriasi semua orang asing di Amerika, potensi pembalasan dengan senjata nuklir melawan “bio-terorist”, pelaksanaan Operation ENDGAME, karantina orang-orang yang sakit dan sekarat, dan pemberian vaksinasi secara massal yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat.

- Realitas Sebenarnya Bio-Teror dan Pandemik.
Realitas sebenarnya bio-teror hampir 100% berlawanan dari apa yang masyarakat telah dituntun untuk mempercayainya. Menurut ilmuwan terbaik, penggunaan bio-weapons untuk menteror masyarakat terlalu sulit untuk dilakukan, terlalu kejam untuk digunakan, dan cara yang terlalu berbahaya. Menyesuaikan agen agar dapat digunakan seperti senjata dan dibagikan secara massal sangat sulit, dan bahkan jika dilakukan secara profesional pun tidak ada jaminan bahwa hal itu akan berhasil. Steve Emmett, seorang ahli agen saraf di Universitas Oxford menyatakan bahwa, "mudah untuk digunakan dengan risiko dan akan mendorong panik", akan tetapi "pada kenyataannya risiko keracunan massal [dengan agen kimia apapun] sangat rendah". Emmett terus menyatakan bahwa cacar dapat diteruskan dari orang ke orang hanya karena kontak fisik dari dekat, tidak hanya karena berada di ruangan yang sama ketika seseorang terinfeksi. "Terlepas dari apa yang orang katakan, [bio-teror] sangat sulit untuk dilakukan dengan senjata kimia atau biologi yang bisa mengakibatkan banyak korban," kata Jonathan Tucker, otoritas dalam senjata konvensional dari California Monterey Institute of International Studies. Meskipun pemerintah tidak henti-hentinya melakukan propaganda, ancaman bio-terorisme sangat rendah dan hampir mustahil.

*) tindakan militer yang dirancang untuk mempengaruhi persepsi dan sikap individu, kelompok, dan pemerintah asing [syn: operasi psikologis - dictionary.reference.com]

Diterjemahkan oleh: akhirzaman.info

Sumber: TrutherNews
Selanjutnya>> »»  

Sunday, 3 June 2012

Dongeng Sebelum Tidur



Dongeng Narcyius & Medusa.

(Peringatan, membaca ini dapat membuat garing dan pikiran tidak karuan..)

Disuatu pagi yang cerah, di sebuah tempat yang mirip perbukitan teletubies dengan sebuah telaga bening di tengahnya. Tiga orang sahabat, Hercules bin Zeus, Percyius bin Poseidon dan Narcius bin Jupri sedang terlibat sebuah diskusi hangat. Sehangat getuk londri yang mereka dapat semalam dari persembahan para pemuja mereka yang tinggal di Tulungagung.

“Us kuadrat.” Kata Hercules membuka percakapan. Yang dimaksud Us kuadrat adalah Percyius dan Narcius.

“Curhat dong…”

“Boleh dong…” Ujar Us kuadrat serempak.

“Saya lagi galau nih, kemaren saya jatuh cinta lewat dunia media. Inget ga pas kita ambil (baca : maling) sesajen di prempatan jalan buntu ? Nah di situlah saya jatuh cinta pada pandangan pertama.”

“Tapi kamu kan sudah terlibat cinlok sama si Xena The Warrior  of Mongisidu. Gimana dong ?” Tanya Narsius membongkar masalah.

“Iya sih, masing-masing punya kelebihan. Si Xena seorang demigod (setengah manusia dan setengah dewa sama seperti Hercy, panggilan kecilnya Hercules dan Percy, panggilan kecilnya Percyus), punya kelebihan tenaga, kelebihan sifat maskulin dan kelebihan usia. Sedangkan gadis ini cantik gila. Aphrodite mah lewat. Dia pasti anak dewa kamar mandi.”

“Terus, kamu pilih siapa ?” Percy pura-pura antusias. Sedangkan Narcy sedang asik sendiri godain angsa berbulu emas yang hampir kelelep karena keberatan bulu emas 24 karatnya.

“Ya saya milih gadis itulah. Yamg lebih elegan, cantik dengan senyum aroma kembang tujuh rupa dan tampak cerah ceria, dari pada Xena yang ke tomboy cowboy- dan hobi banting orang.”

“Tunggu, kayanya aku kenal deh, namanya pasti Lux Whitening With Aroma Therapy And Fresh Oil Energizing. Ya kan ?” Percy mencoba menebak. Dia pernah melihat di sebuah koran tempat alas sesajen pemuja dewa Jalan Pengkol yang memajang gambar perempuan cantik dengan sebatang sabun.

“Heheh… kok tau sih. Saya lupa namanya tapi ya kanyanya itu, supaya gampang dan singkat saya memanggilnya LWWATAFOE. Gimana, indah bukan ?”

“Jadi kamu yakin pilih dia ?” Percy nggak ambil peduli dengan nama aneh yang lebih mirip nama fobia laba-laba dari Spanyol daratan dari pada sebuah nama panggilan.

“Yo i, saya gak mau nanti punya turunan kaya Hulk yang kesurupan Gorila ngamuk saat nggak diberi uang jajan kalau saya nikahin Xena”. Beres. Masalah Hercy selesai . Tanpa kritik dan saran.

“Kalau kamu gimana, masih sama Anabeth apa sama Io (baca : Ayo. red.) ?” Hercy kini mulai penasaran dengan kisah cinta sahabatnya, Percy.

“Gag tau nih, sekarang Annabeth binti Athena lagi ngampus di Olympus ambil jurusan Ilmu Kesehatan dan Reproduksi Paus. Sedang Io sekarang dah menjauh dan milih dekat sama si Arciles teman les-nya di Wales.”

“Kalau boleh saya kasih saran, baiknya kamu sama Annabeth aja. Kan doi lagi belajar kelautan, nah pas dong tuh sama kamu yang anak laut”. (nelayaan kali…). Atau kalau enggak, daripada kamu mikirin si Io yang jelas seneng dengan Arciles, kamu jomblo aja dulu.” Ujar Hercules mengemukakan pendapat.

“Yeh, tanpa pendapat kamu juga emang itu kali yang sedang saya jalanin sekarang.” Sahut Percy dengan nada sengak, satu oktaf dibawah nada do minor terendah.

Sok ngasih solusi banget sih ni orang.

“Kalau kamu Narcy, gimana ?” Hercules mengalihkan energi perhatianya ke arah Narcius.
Tiba-tiba Narcy keluar dari dalam telaga sambil mengibas-ngibaskan rambutnya yang basah dan tubuh atletisnya berkilau-kilau memantulkan sinar mentari pagi itu. Tangan kekarnya memegang angsa emas malang yang hampir tenggelam tadi. Para Satyr (manusia berkaki kambing dari pusar ke bawah) betina yang sedari tadi asik merumput di sekitar pada menjerit histeris, menyaingin dominasi kehistrisan dewa Pan. Tak ketinggalan para peri bunga yang ikut menyaksikan adegan erotis itu ribut, terdengar seperti ribuan lebah tanpa wujud.

Memang, diantara makhluk yang lainya, Narcius terkenal dengan kegantengannya. Bahkan para anak dewa-pun kalah gagah dengan si Narcius yang notabene hanya anak manusia biasa. Anak seorang pengusaha real estate di sini, di Edensore. Japri Van Edensore.

“Saya curiga sama kamu,” Ujar Hercy kemudian. “Kenapa sih kamu nggak punya pacar juga ? kamu tu ganteng, body kaya model iklan obat kuat, terus cewe-cewe sini juga pada naksir kamu loh. Tinggal pilih satu dapet dua. (emang beli sandal ?). Jangan-jangan kamu nggak seneng cewek, senengnya sama…”

“Cangkemu jo jo, asal jeplak æ nek ngomong.” Sela Narsius dengan bahasa asli Edensore yang kental.Mulutmu jo jo, asal keluar saja kalau bicara.

“Santai bro, sini duduk dulu yang tenang sama kita-kita. Bicarakan dengan kepala dingin, terus itu aurat tolong di tutup.” Timpal Percy menengahi sambil menunjuk  ke lutut Narcy.

Narcy langsung sibuk mengulurkan kainya yang basah sampai ke kaki. Lalu duduk  di antara sahabatnya sambil menikmati gethuk londri yang masih afdhol hangatnya.

“Nggak ada, belum ada cewe yang bikin saya tertarik. Sebenernya ada, tapi itu nggak mungkin…”

“Siapa tuh ?” Tanya Hercy dan Percy nggak kompak.

“Hemm… bilangin nggak ya.”

“Alaahh… terbuka aja sama kita, kan biasanya juga kita buka-bukaan (buka-bukaan rahasia, curhat maksudnya. red)”. Ujar Hercules dengan roman mupeng. Percy jaga jarak.

“Namanya Me…”

“Meganfox !” Sambar Hercy.

“Megaloman !” Kata Percy asal.

“Bukan dodol (Nunjuk ke Percyus) buluk (Nunjuk ke Hercules). Namanya Medusa.”

“Wiih… cakep dong tuh ce…” Ucapan Percy ngerem mendadak.

“What..!! Medusa..!!”

“Medusa itu siapa sih ?” Hercules tampak bodoh. Padahal aslinya tolol.
“…”

Diskusi pagi indah yang absurd itu ditutup dengan suasana tamaram sore Jum’at kliwon. Narcyius menyesal. Bukan menyesalai keterus teranganya, akan tetapi sikap Percyus, sahabatnya, yang tidak bisa menerima dan menghargai perasaannya. Sementara Percyius masih shock dengan sikap Narcyius yang tidak bisa diterima secara akal dan logika. Bagaimana mungkin seseorang yang normal bisa jatuh cinta terhadap monster. Ya, Medusa memang lebih pantas disebut monster karena makhluk satu itu dikutuk oleh para dewa dan terkutuk pula kelakuanya. Sudah banyak para kesatria dari penjuru negri mati membatu olehnya.

Sementara Hercules tersisihkan dari kedua sahabatnya, seperti ada rahasia antara keduanya yang ia tidak tahu. Ia merasa antara ada dan tiada seperti syair lagu yang dinyanyikan oleh Slash berjudul Sewu Kuto. Miris, terasing dan nggak nyambung.

***

“It’s so sad…”

“Yah, it’s so sad…”

“Tapi Med, this is truth, Kita nggak bisa merubah keadaan, walau kita ingin. Ingin sekali...” Dari balik sisa dinding bangunan tua yang hancur itu Narcy hanya mampu memenggang tangannya, tak lebih dari itu. Nafasnya berat dan matanya memanas berkaca-kaca.

“Jika saja mimpi ini seindah kisah di negri dongeng, akankah ini berakhir bahagia ? lewat pertaruhan cinta murni, lewat satu kecupan saja yang bisa mengakhiri semua penderitaan yang melelahkan ini.” Sekujur ular kadut di kepala Medusa mendesis pelan, seolah turut merasakan kesedihannya.

“Seharusnya ketika mereka mengutukku, mereka juga mengutuk hatiku untuk tak pernah jatuh cinta, tak pernah merindukan kasih sayang dan biarkan saja aku mati dengan hati yang beku.”
Percy hanya mengertakan giginya yang terkatup rapat. Ada sakit dan perih di dalam dadanya yang tak terlihat. Begitu ngilu menusuk dalam-dalam. “Ketika seseorang diberi kekuatan, mereka akan meminta kekuasaan. Tak peduli betapa lemah dan menderitanya orang-orang di bawahnya. Orang-orang yang menjadikan Goliath tanpak besar dengan kekerdilan mereka. Yang menjadikan para Indigo itu dewa di tengah keterbatasan mereka yang normal.”

“Ya, itulah kenapa Tuhan perlu mengadakan Kiamat, ketika takaran kuat dan lemah sudah tak seimbang, ketika hitam dan putih tak lagi sepadan dan saat terang dan gelap tak mengerti waktu dan ketentuan.”

Angin sore itu berhembus pelan, menggemerisikan kesahduan lewat ilalang yang meliuk liuk pilu. Seolah saling meyayat dan menyalahkan dengan bisik yang tajam. Perlahan di kaki langit sepenjuru barat memerah saga nan teduh. Riakan mega yang beriringin lembut seperti polesan semu malu pada pipi gadis beranjak dewasa. Beberapa ekor burung cendrawasih terbang rendah pulang ke rumah, bulu ekornya yang gemulai mendayu dan merayu dengan menawan, seperti para bidadari yang sedang menari dengan selendang pelangi. Menawarkan senyuman kepada dua insan di bawahnya yang sedang di sakiti cinta.

“Kenapa Yang Maha begitu tega menciptakan perbedaan ya ?” Tatapan Medusa menerawang jauh ke cakrawala. Seolah sengaja tanyanya di tunjukan pada semilir angin untuk disampaikan pada-Nya.

“Supaya dia punya alasan menurunkan cinta.”

“Tapi cinta saja tidak pernah cukup untuk menawarkan perbedaan.”

“Ya, karena cinta tak pernah cukup untuk satu alasan. Karena namanya cintapun punya perbedaan.”

“Lalu dimana letak keadilan sang Maha kalau cintaNya saja masih menyisakan luka”

“Karena itulah ia ciptakan The Judge day, di mana sisa luka di dunia akan diadilkan, tiap cinta akan dipertanggung jawabkan.”

Genggaman mereka berdua semakin erat, seolah saling merasakan ketakutan akan kehilangan masing-masing. Sementara langit sore semakin bersemu merah.

“Aku kadang berfikir  untuk mencapai tempat para dewa yang mngutukku lalu mengubah mereka menjadi batu.”

“Tapi kau akan mati bahkan sebelum di tempat mereka.”

“Tapi itu lebih baik, dan ku fikir lagi rasanya tak perlu untuk itu, toh sepanjang hidup mereka yang lama, cinta di antara mereka sendiri saling dikhianati karena jenuh dan cinta mereka pada pasangan manusia fana hanya membiarkan diri mereka sendiri menagis melihat yang dicintainya  begitu cepat mati.”

“Itulah kenapa di dunia yang serba fana ini aku bersyukur aku tak abadi. Keabadian itu hanya untuk dunia yang abadi. Bukan yang nanti kiamat.”

“Hanya yang Maha yang tau gimana rasanya kaya aku.”

“Hanya aku dan yang Maha, yang memilih kamu dikehidupan.” Ujar Percy serak.

“Maksudku, hanya yang Maha yang tahu bagaimana rasanya selalu ada penghujat tiap zamanya, yang selalu disalahkan untuk tiap jalan yang tak dimengerti ujungnya”.

“Yang Maha pasti lagi melihat kita, kalau kisahnya baru beberapa lembar langsung happy ending entar ceritanya nggak seru.”

Medusa terisak, matanya yang selalu membatukan setiap orang yang menatapnya seolah mencair bening, menjadi tetes-tetes perih yang bersumber dari dalam dadanya yang sakit tak teraba.

“Apa memang benar harus seperti ini, di mana besok matahari tidak pernah menyaksikan kita berdua lagi ?”

Diam dan hanya desau anginlah yang seolah menjeda. Tak tahu jawab apa.

“Med, biarkan aku menatapmu, biarkan aku menjadi batu yang tersenyum dari pada melebur tanah berlumpur kepedihan.”

“Jangan Narcy, walau tak bisa ku menyentuhmu lagi dan memilikimu, tapi aku bahagia memandangmu dari kejauhan lewat embun pagi dan mendengar suaramu yang disampaikan angin malam.”

“Kalau aku yang rindu kamu?”

“Tunggu saja aku di bawah pohon randu di tepi telaga itu. Aku yang yang akan datang untukmu. Asalkan kau datang tepat saat purnama kedua dalam satu bulan.” Janjinya.

Sejak saat itu Narcyus dan Medusa berpisah dan menjauh. Namun Narcyus tak pernah menahan rindunya menunggu purnama kedua di satu bulan yang sama. Tentu saja hal seperti itu hanya terjadi di Transylvania, tempat kelahiran moyang Edward Cullen, tepat saat musim dingin dan bulan berwarna biru yang hanya terjadi pada sembilan tahun sekali. Tak akan pernah terjadi di seluruh daratan Atlantis, apalagi di Edensor ini. Alhasil Narcyus hanya menangis dan menangis saja di telaga itu. Hingga lama-kelamaan kolam itu menjadi asin dan meluap. Para dewa murka setelah di komporin oleh para penduduk Edensor lain yang merasa sumber air mereka di cemari oleh Narcius. Dikutuklah Narcius karena kecengenganya seperti anak kecil, menjadi mannequin piss. Akibatnya lama-kelamaan Edensor malah kebanjiran karena Narcius ngucur kaya air mancur ga berhenti-berhenti. Akhirnya, seluruh Atlantis tenggelam dan perairanya menjadi asin dan pesing.

Sedangkan Medusa bertapa memeluk gunung minyak di pulau jawa hingga lumutan. Sampai suatu ketika para penduduk desa di kaki gunung tersebut tanpa sengaja menemukanya dan mencincang tubuhnya menjadi santapan di acara ultah desa tersebut. Arwah Medusa lalau menjelama menjadi anak kecil laki-laki (menurut saksi mata yang masih hidup yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kesaksianya, penulis curiga sebenarnya dia menjadi anak perempuan yang tomboy dengan model rambut berjambul. Dari suara tidak bisa dibedakan antara anak perempuan dan anak laki-laki, perhatikan saja para pengisi suara di film kartun seperti Upin Ipin, Rufi, Nobita, Goku dll. Faktanya para pengisis suaranya adalah perempuan).

Singkat cerita arwah Medusa yang menjelama menjadi anak kecil ini mengadakan syambara di alun-alun untuk mencabut sebatang lidi yang di tancapkanya. Seluruh warga desa tidak ada yang sanggup dan semuanya pusing mencari cara. Lalu, dengan mudah Medusa sendiri yang mencabutnya dan keluarlah air yang mengucur deras dari lubang lidi yang dicabut tadi. 

Semakin lama semakin membesar. Para warga awalnya senang, namun lama-lama mereka pusing (lagi) untuk menghentikanya. Setelah tujuh hari tujuh malam, akhirnya desa tersebut tenggelam seluruhnya. Dan hingga sekarang menjadi area rawa-rawa yang dinamakan Rawa Pening. Karena para warganya pusing tak ada para pejabat yang mau ganti rugi atas rumah-rumah dan lahan mereka yang tenggelam.

SEKIAN dan TERIMAKASIH. (Dah sanah, pergi tidur... Jangan lupa obatnya..)
Selanjutnya>> »»  

Friday, 1 June 2012

Pangeran Kodok Dan Perang Pemikiran

Ada penelitian yang tidak bisa dipertanggung jawabkan akibatnya tapi tidak tabu dan patut untuk diperbincangkan, semua itu akan kami kupas setajam golok (kalo silet itu buat cukur bukan kupas).
Alkisah, tersebutlah seonggok kodok (kalau seekor itu untuk yang berekor semacam kucing atao kadal) yang mengikuti UAK (Ujian Akhir Kehidupan).
Maap kalo BB gan... :))
Ujiannya adalah mengisi dua buah wadah berisi air dengan suhu berbeda. Pertama, si kodok yang entah berasal dari sawah atau malah wujud dari pangeran terkutuk ini dimasukan kedalam wadah dengan suhu mencapai 70° Celsius. Tak perlu ditebak lagi, si kodok spontan menunjukan keahliannya melompat melebihi pocong rata-rata.  Air yang mendidih panas membuat sang kodok mengerti bahwa ia telah dihianati karena itu ia hendak beralih hati dan baskom.
Di wadah ke dua, yang berisi air dengan suhu kamar sekitar  25°-26° Celsius, si kodok menikmati hidupnya. Perlahan namun pasti, sedikit demi sedikit suhu air mulai di naikan. Dari 26° hingga 30°. Si kodok masih santai ngojai. Dinaikan hingga 40°, dia masih santai jijay. Begitu juga ketika di nanikan lagi suhunya sampai 50°-60°. Tetap tidak ada reaksi lebay, semacam kepanikan ingat anak istrinya aja gitu tiba-tiba yang entah sudah pergi kemana mencari alamat palsu. Hingga akhirnya ketika dinaikan sampai 70° Celsius seperti suhu di wadah pertama itu, semua sudah terlambat. Tiba-tiba dia mati terebus sebelum menyadari bahwa kepanasan itu nggak baik buat kehidupan.
Mengapa kodok bereaksi seperti hal demikian itu tersebut begitu? (Jawabannya tidak serumit pertanyaanya loh..)
Karena eh karena, system syaraf di kulit kodok yang berfungsi sebagai perasa suhu, tekanan dll terhadap kondisis luar mencoba beradaptasi dengan suhu sekitarnya. Maka ketika suhu pelan-pelan naik merambat dan mulai bertambah hot, syaraf –syarafnya-pun terus beranjak berusaha beradaptasi dengan suhu air. Sampai akhirnya pelan-pelan juga syarafnya mulai kebal karena terendam air yang mulai memanas perlahan. Dan keburu tewas di kediamannya yang naas tersebut tanpa menyadari bahwa panasnya sudah tidak lagi bersahabat dengan daging mentah seperti di wadah pertama.
*Mengheningkan cipta… dimulai.
Begitu juga manusia, bereaksi terhadap perubahan system, style dan situasi lingkungannya. Akan menolak mentah-mentah ketika semua itu mendadak ‘dangdut’ berbeda warna, berubah aroma dan lain rasa. Namun apa yang terjadi jika gelap datangnya perlahan seperti senja meleyapkan cahaya?
Dahulu kala, yang namanya Indonesia ini dari Sabang sampai Marauke-nya bersyistem raja-raja. Monarki. Di buku IPS kelas lima masih ada nama Kutai Kertanegara sebagai kerajaan tertua di Kalimantan. Tarumanegara di barat jawa hingga Sriwijaya FC di Sumatera. Sampaipun akhirnya di patok juga lapak Nusantara dari peta dunia oleh gajah Mada sang legenda Majapahit berkuasa. Kalaupu sekiranya SBY mencalonkan diri dari seorang tentara menjadi penguasa di masa itu dengan syistem mencoblos daun singkong sebagai surat suara dan lidi sebagai pakunya, sudah pasti bakal banyak yang massa yang mengusungnya keliling kampung sambil diteriaki “bento.. bentoo.. bentoo..” Orang gila, oramg gila orang gila. Sebelum akhirnya di buang ke lembah nista dan merana dengan kecewa beserta luka juga lara lalu bertemu Lala dengan bunda perinya yang janda. *beda cerita.
Demikianlah. Jika system juga style (gaya/cara) tidak berada pada waktu dan tempat yang tepat. Adalah bukan hasil namanya jika proses bukan bagiannya. Tabrakan insidenya jika sebuah benda bertemu dengan benda lain dengan kecepatan tak terkira dan tanpa sempat mengeja. Sentuhan namanya jika ia bertemu dengan lainnya dengan perlahan dan waktu yang menjeda. *saya juga gak ngerti ngomong apa -_-“
Intinyamah retakan gelas ada jika air yang kita tuang adalah panas dan tiba-tiba. Tempelan tangan di pipi bisa berarti dua. Tamparan atau usapan. Tergantung seberapa kecepatan tangan mencapai pipi, hitungan detik atau pekan. *lama amat.
Butuh jeda. Butuh waktu yang mungkin mengistilahkan dirinya “lama” untuk merubah arah, mengganti tujuan dan membalikan keadaan. Kebutuhan itu biasa akrab kita sapa sebagai PROSES.
Masyarakat dimana kita berada sekarang adalah yang dulunya pernah berada di masa “tau diri”. Dimana para penguasanya sadar diri seperti rakyatnya yang mengerti posisi. Dimana kemudian juga pernah ada masa dimana rok mini itu tabu dan pacaran itu malu. Lalu bagaimana kemudian bisanya semua menjadi kebalikan? Apa dengan cara tiba-tiba datangnya Lady Diana dengan rok mini (FYI : Doi pernah berkunjung ke Indonesia tahun 90-an dan gak pake rok mini di dalem metro mini dan pergi ke Taman mini) membuat bangsa ini berhasrat mendatangkan Lady Gaga kemasan you can see?
Kuasa menguasai dan pengaruh mempengaruhi adalah piala bagi mereka yang menang perang. Kalau kita diserang kemudian berhasil bertahan, itu namanya impas, bukan menang. Maka terkuasai dan terpengaruhinya kita saat ini adalah bukti bahwa kita kalah perang sebelum bertanding, aliasnya nyerah dan pasrah. Itu masih mending, parahnya lagi bahkan kita tidak tau dan sadar perang apa yang sudah, sedang dan akan kita hadapi. Maka izinkan saya membuat tarian selamat datang di perbatasan ini. Batas antara sadar dan tidak mengerti, batas antara tau dan tidak ambil peduli, batas antara barisan pasukan dengan gerombolan pengembala kelinci (jinak, menyenangkan dan porno. *apalah…).
Lari ke atas panggung, rebut mic emseh-nya, tendang penyanyi dangdutnya dan proklamirkan : "Selamat Datang Calon Peserta Didik Tahun 2012 di Perang Pemikiran, Idealisme dan System.
Gimana, kaget gak?? *ngarep
Gak kaget kan?! *pesimis
Iyalah gak kaget, orang saya sudah kasih clue-nya kok dari awal. Gak tiba-tiba, ya kan.!!  *maksa
Begitu juga yang terjadi pada perang ini, silent war. Tak seberapa sadar sudah terbawa arus namun tiba-tiba sudah terombang ambing di lautan. Tak merasa sedang ditutup mata dan telingan namun tiba-tiba sudah di dalam peti kita terbaring di sana. Seperti kaus kodok diatas, enggan terombang ambing digulung ombak, tidk mau terbaring di dalam peti namun tidak tau dan tidak mau tau arus ini kemana arahnya, tutup mata dan telinga ini kemana akhirnya. Adaptasi kita terhadap lingkungan seperti ini adalah racun yang mematikan kita pelan-pelan dan menyenangkan.
Dalam salah satu postingan videonya, The Arrival, yang mengulas secara komperhensif dan terpercaya tentang konspirasi Iluminatri mengkondisikan dunia dalam New World Order-nya, melemparkan pertanyaan retoris: “Bagaimana mungkin masyarakat bisa menerima pemimpin berpenampilan aneh dengan mata satunya dan didukung dunia ?”
Pernah liat Uya Emang Kuya “ngamen” dong.. HIpnotis atau kemampuan mempengaruhi orang tidak serta merta terjadi seketika. Ada fase dimana korban ditawari “memecahkan masalahnya”. Ketika korban mempersilakan peluang itu, maka tahap selanjutnya lebih mudah, diminta melakukan instruksi proses agar “masalahnya terselesaikan” dengan cara “lihatlah gambar gangsing item putih muter-muter di I Pad..” atau “entar kalau liat tisu kebakar anda harus tidur, jangan teriak-teriak ‘ada api, ada api, tolooonngg… kebakaraaan..!!”Di fase ini korban nrimo dan mengiyakan alur materi lewat indra penglihatannya. Apa setelah ini si korban bisa langsung diajak marathon Ambon Papua? Owh tunggu dulu, kita lihat masih ada fase sugesti korban ditengah ekstase enak-enaknya korban menikmati hidup (tidur). Kita liat juga si Kuya memberikan sugestinya tidak hanya sekali, tapi berkali-kali dengan cepat tapi jelas pesannya. Dan tebak apa selanjutnya? Yup, anda benar. Iklan.
Ketika tiap hari kita dicekoki oleh media yang mau tidak mau kita bakal pingin tau, maka mulai dari iklan, sinetron, movie, manga, K drama, musik sampai berita ada dimana sebuah sugesti disampaikan dengan singkat tapi jelas dan berulang-ulang. Misal: Mujahidin = Teroris. Pacaran = Enak dan wajib. Artis = Kesuksesan hidup. Obat penurun panas = bodrex. Extra Joss = Laki. Anti kerut anti bocor = Carmbody fit Cat water proof. Dll.
Apa kalian cukup menyimak?
Di postingan saya sebelumnya. Symbologis. Menerangkan seberapa pengaruh sugesti terus menerus dan tanpa kita sadari itu secara bawah sadar akan menuntun kita untuk melakukan tindakan yang sesuai instruksi mereka.
Logo Mata Satu: Zionis
Contohnya adalah symbol pyramid dengan one eye diatasnya. Kita sadar ini symbol milik kaum Dajjal. Kadang warna birupun juga diipretasikan sebagai warna “Zionis” seperti Facebook dan twetter.
Bagai mana dengan logo radio milik umat Islam yang ini.? 
Hasil dari “sugesti” tersebutkah? Atau apa? Saya belum dapat jawaban resmi dari pihak terkait sehubungan dengan logo tersebut.
Jadi, ya di perang ini fikiran kita digenosidakan dari kritis menilai, menta’ati agama dan bertindak benar. Secara menyeluruh dan perlahan namun pasti juga meyakinkan.
Maka bangkitlah wahai pemuda-pemudi Indonesia. Bangkit bukan untuk datengin konser, tapi memenuhi ruang seminar dan thalabul ‘ilmi. Bukan untuk unjuk rasa menuntut ini memaksa itu dengan rewel, tapi bersuaralah dengan solusi, berjalanlah dengan amal bakti dan saling merangkul bahu untuk sebuah visi dan misi. Meneruskan rantai perjuangan panjang para Nabi dan Da’I, Islam yang bersemi dan berseri di seluruh hamparan bumi. Bismillah watawakkal ‘alallahi…
Jika mereka menawarkan narkotika dan melegalkan ganja untuk kesenangan yang membawa kesakitan dan kematian, maka yang kita tawarkan adalah ibadah puasa yang menyehatkan dan berpahala.
Jika mereka menawarkan seks bebas dan pacaran sebagai alamat palsu cinta kacangan, maka yang kita sebarkan adalah nikah dini dengan cara syar’I yang memenangkan kasih dan sayang yang berkepanjangan dunia akherat. *Aamiii..nnn (kenceng banget)
Jika mereka menawarkan music dan hiburan yang melalaikan dan melebaykan, yang kita tawarkan adalah keindahan menyenandungkan zikir, do’a dan lantunan al Qur’an yang menentramkan hati dan fikiran.
Kemudian jika mereka menyerang islam terlalu kolot dan tidak zaman, tunjukan bahwa dalam tuntunan qur’an dan sunnahnya ada kajian ilmu pengetahuan yang dalam.
Jika mereka menganggap Islam itu kelam dan kejam, beritahukan bahwa lebah yang mengasilkan madu dan merubungi bunga-bunga di taman juga mampu menyengat pada waktu dan sasaran yang tepat.
Masih juga mereka mencela Islam hanya agama rumahan bukan untuk tatanan kehidupan maka buktikan bahwa Islam bukan hanya rukuk sujud, puasa, haji. Islam juga system kehidupan, ideology peradaban dan ke-rahmat-an untuk semesta alam.
Islam itu indah, sebuah keindahan yang tak bisa kita nilai seperti mawar, merah merona diatasanya namun berduri tangkai penyangganya. Terbeli dengan harga murah dan terbuang begitu saja ketika layunya. Bukan itu sodara sodara…
Indahnya itu seperti intan permata, indah berkilau disemua sudut pandangan mata, kuat menggores mata baja namun tetap elegan menghias lebut kulit sang juwita.. #Halahh…
Islam itu sempurna, indah dan yah, mahal harga memperjuangkannya.
Selanjutnya>> »»  

Bookmarks

free counters